AKHLAK BAIK DAN AKHLAK BURUK BESERTA DALIL-DALILNYA
A. Akhlak Baik (Terpuji)
Akhlak terpuji adalah sifat-sifat terpuji yang memunculkn serangkaian perbuatan –perbuatan yang baik secara konsisten. Ada beberapa yang termasuk akhlak terpuji di bawh ini beserta dalil-dalilnya:
1. Adil
Adil berarti proporsional, memperlakukan sesuatu dengan memihak kepada keseimbangan, menempatkan hukum secara hak, tidak memihak yang satu tapi merugikan yang lain. Allah SWT berfirman :
* ¨bÎ) ©!$# öNä.ããBù't br& (#rxsè? ÏM»uZ»tBF{$# #n<Î) $ygÎ=÷dr& #sÎ)ur OçFôJs3ym tû÷üt/ Ĩ$¨Z9$# br& (#qßJä3øtrB ÉAôyèø9$$Î/ 4 ¨bÎ) ©!$# $KÏèÏR /ä3ÝàÏèt ÿ¾ÏmÎ/ 3 ¨bÎ) ©!$# tb%x. $JèÏÿx #ZÅÁt/ ÇÎÑÈ
Artinya : “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat.”
(QS. An- Nisa : 58)
Ayat diatas mengandung 2 perintah, yaitu perintah untuk berlaku amanah, yaitu menyampaikan pesan kepada yang berhak menerimanya. Dan berlaku adil yaitu memihak kepada nilai keseimbangan.
2. Hemat
Hemat berarti menggunakan sesuatu secara proposional dan tidak berlebihan, untuk berbuat sesuatu kita bisa menghemat waktu, kesempatan peluang, hemat tenaga, hemat biaya, hemat energi dan lain-lain. Allah SWT berfirman :
tûïÏ%©!$#ur !#sÎ) (#qà)xÿRr& öNs9 (#qèùÌó¡ç öNs9ur (#rçäIø)t tb%2ur ú÷üt/ Ï9ºs $YB#uqs% ÇÏÐÈ
Artinya : “Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.”. (QS. Al Furqan :67)
3. Memaafkan
Orang yang telah melakukan ke dzaliman terhadap kita, itu berarti sebagian perbuatannya berkaitan dengan kita dan sebagian lagi berkaitan dengan masyarakat. Perbuatan membunuh misalnya berpengaruh terhadap dua aspek yaitu kriminal dan sosial. Untuk perbuatan itu, mengenai persoalan pribadi mestinya dimaafkan dan mengenai masalah sosial dikenai sangsi hukum. Allah SWT berfirman :
¨ur ×ÏV2 ïÆÏiB È@÷dr& É=»tGÅ3ø9$# öqs9 Nä3tRrãt .`ÏiB Ï÷èt/ öNä3ÏZ»yJÎ) #·$¤ÿä. #Y|¡ym ô`ÏiB ÏYÏã OÎgÅ¡àÿRr& .`ÏiB Ï÷èt/ $tB tû¨üt6s? ãNßgs9 ,ysø9$# ( (#qàÿôã$$sù (#qßsxÿô¹$#ur 4Ó®Lym uÎAù't ª!$# ÿ¾ÍnÍöDr'Î/ 3 ¨bÎ) ©!$# 4n?tã Èe@à2 &äóÓx« ÖÏs% ÇÊÉÒÈ
Artinya : “Sebahagian besar ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, Karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma'afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al Baqarah :109)
B. Akhlak Buruk (Tercela)
Akhlak tercela adalah sifat-sifat tercela yang memunculkan serangkaian perbuatan-perbuatan yang tidak baik (buruk) secara konsisten. Beberapa akhlak-akhlak yang tercela:
1. Zalim
Zalim berarti aniaya, menghijab haq, menghijab kebenaran, menghijab keadilan. Allah SWT berfirman :
ôs)sù Nä.qç/¤2 $yJÎ/ cqä9qà)s? $yJsù cqãèÏÜtFó¡n@ $]ù÷|À wur #ZóÇtR 4 `tBur NÎ=ôàt öNà6ZÏiB çmø%ÉçR $\/#xtã #ZÎ72 ÇÊÒÈ
Artinya: “Maka Sesungguhnya mereka (yang disembah itu) Telah mendustakan kamu tentang apa yang kamu katakan Maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak (pula) menolong (dirimu), dan barang siapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya kami rasakan kepadanya azab yang besar.” (QS. Al Furqan : 19)
2. Sombong
Sombong berarti menunjukan kebanggaan, kehabatan, keunggulan diri sendiri, agar orang lain menyanjungnya. Allah SWT berfirman :
wur Ä·ôJs? Îû ÇÚöF{$# $·mttB ( y7¨RÎ) `s9 s-ÌørB uÚöF{$# Æs9ur x÷è=ö6s? tA$t6Ågø:$# ZwqèÛ ÇÌÐÈ
Artinya : “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi Ini dengan sombong, Karena Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” ( QS. Al Isra : 37)
3. Dengki
Dengki adalah merasa susah disaat orang lain senang dan merasa senang disaat orang lain susah. Allah SWT berfirman :
ôQr& tbrßÝ¡øts }¨$¨Z9$# 4n?tã !$tB ÞOßg9s?#uä ª!$# `ÏB ¾Ï&Î#ôÒsù ( ôs)sù !$oY÷s?#uä tA#uä tLìÏdºtö/Î) |=»tGÅ3ø9$# spyJõ3Ïtø:$#ur Mßg»oY÷s?#uäur %¸3ù=B $VJÏàtã ÇÎÍÈ
Artinya : “Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah Telah berikan kepadanya? Sesungguhnya kami Telah memberikan Kitab dan hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan kami Telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.”(QS. An Nisa : 54)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar