Kamis, 12 April 2012

Ketika Siswa Dikenalkan soal Istri Simpanan, Golok, dan Seks....

"Saya jadi bertanya, apakah cerita semacam ini pantas untuk diberikan kepada siswa di kelas I SD, khususnya dilihat dari isinya?"-- Dhitta Puti Sarasvati
http://edukasi.kompas.com/read/2012/04/12/16075456/Ketika.Siswa.Dikenalkan.soal.Istri.Simpanan.Golok.dan.Seks

Suhu Bumi Naik 3 Derajat Celsius Tahun 2050

LONDON, KOMPAS.com — Hasil pemodelan yang dilakukan ilmuwan menunjukkan bahwa suhu Bumi berpotensi meningkat sebesar 1,4-3 derajat celsius pada tahun 2050.http://sains.kompas.com/read/2012/03/26/15021064/Suhu.Bumi.Naik.3.Derajat.Celsius.Tahun.2050

Goa Manusia Purba Ditemukan di Tulungagung

Dubois adalah seorang dokter militer Belanda pada era tanam paksa (cultur stelsel). Seperti ilmuwan Barat umumnya, Dubois gemar melakukan penelitian. Di lokasi-lokasi kerjanya, Dubois mengisi waktu senggang setelah selesai bekerja dengan mencari temuan-temuan purbakala, termasuk saat bekerja di Wajak, Tulungagung. bca selengkapnya di 
http://sains.kompas.com/read/2012/04/12/22054896/Goa.Manusia.Purba.Ditemukan.di.Tulungagung

Gempa Besar Tsunami Kecil, Mengapa?

http://sains.kompas.com/read/2012/04/12/07025629/Gempa.Besar.Tsunami.Kecil.Mengapa

News internasional

Korsel: Peluncuran Roket Korut Merupakan Provokasi


http://internasional.kompas.com/read/2012/04/13/08182372/Korsel.Peluncuran.Roket.Korut.Merupakan.Provokasi

Anak dan Orang tua

Tidak ada anak yang nakal disebabkan karena sifat aslinya dan keinginannya. itu semua karena kata-kata orang tua dan siakp orang tua yang salah dalam mendidik anak. maka janganlah kalian sebagai orang tua menyalahkan anak yang suka membangkang, sebaiknya kalian bercermin dari cara kalian mendidik anak selama inni.
pesan untuk para orang tua didiklah anak kalian bukan hanya dengan naluri tapi ditambah dengan ilmu mendidik anak. maka sekarang ubahlahh paradigma kalain (orang tua) bahwasanya:

" Tidak ada anak yang nakal, tapi yang ada orang tua yang salah mendidik anak"

Soal Interaksi Kalor


Soal 1:
Berapa kalor yang diperlukan untuk mengubah 1 gram es -500C menjadi 1 gram Uap 1500C?kalorjenises=0,5 kal/g0C kalorjenis air=1kal/g0C, kalorlebures=80 kal/g, dankalordidih air=540 kal/g.
Penyelesaian:
m= 1 gram
t0= -500C (suhuawal)
ta= 150oC (suhuakhir)
Ces= 0,5kal/goC
Cair= 1 kal/goc
KL= 80 kal/g
Kd= 540 kal/g
Ditanya: Qterima=….?
Peristiwa yang dialamiesdapatdigambarkandengan diagram kalorsuhuseperti:
                                                                        Uap 1500
                                                                            Q5,∆t5
                                                    Q4Ld
                                                                                Uap 100oC
            Es 0o     Q2 Kl             Q3,∆t3
                                Air 0o
               Q1,∆t1
Es-50oC
Keterangan:     garis miring      = perubahansuhu
                        Garismendatar = perubahanwujud
Jawab: Qterima= Q1+Q2+Q3+Q4+Q5
                                Q1= m Ces .∆t1(perubahansuhu)
                            = (1)(0,5)(50)kal
                            = 25 kal
                        Q2=m.KL(perubahanwujudesmnjdi air)
                            = (1)(80)kal
                            =80 kal
                        Q3= m.Cair .∆t3 (perubahansuhu)
                            = (1)(1)(100) kal
                            = 100 kal
                        Q4­=m.Ld (perubahanwujud air menjadiUap air)
                            = (1)(540)kal
                            = 540 kal
                        Q5= m.Cair.∆t5 (perubahansuhu)
                            = (1)(1)(150-100) kal
                            = 50 kal
           Qterima         = 25+80+100+540+50
                            = 795 kal
Jadi, besarnyakalor yang diterimaesselama proses perubahanwujudtersebutadalah : 790 kalori.
                                    Sumber:
Suratman , M . Fisika 1 SMK teknologi dan industry . hal 148

Gelombang Radio

Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF) dalam suatu spektrum elektromagnetik, dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.
Gelombang elektromagnetik lainnya, yang memiliki frekuensi di atas gelombang radio meliputi sinar gamma, sinar-X, inframerah, ultraviolet, dan cahaya terlihat.
Ketika gelombang radio dipancarkan melalui kabel, osilasi dari medan listrik dan magnetik tersebut dinyatakan dalam bentuk arus bolak-balik dan voltase di dalam kabel. Hal ini kemudian dapat diubah menjadi signal audio atau lainnya yang membawa informasi.
Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran menyebutkan bahwa frekuensi radio merupakan gelombang elektromagnetik yang dipergunakan untuk penyiaran dan merambat di udara serta ruang angkasa tanpa sarana penghantar buatan, merupakan ranah publik dan sumber daya alam terbatas. Seperti spektrum elektromagnetik yang lain, gelombang radio merambat dengan kecepatan 300.000 kilometer per detik. Perlu diperhatikan bahwa gelombang radio berbeda dengan gelombang audio.
Gelombang radio merambat pada frekuensi 100,000 Hz sampai 100,000,000,000 Hz, sementara gelombang audio merambat pada frekuensi 20 Hz sampai 20,000 Hz. Pada siaran radio, gelombang audio tidak ditransmisikan langsung melainkan ditumpangkan pada gelombang radio yang akan merambat melalui ruang angkasa. Ada dua metode transmisi gelombang audio, yaitu melalui modulasi amplitudo (AM) dan modulasi frekuensi (FM).
Meskipun kata 'radio' digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada umumnya.

Selasa, 14 Februari 2012

RPP BERKARAKTER


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah                             :     SMP
Kelas / Semester              :     VII (tujuh)/Semester 1
Mata Pelajaran                :     IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)
Alokasi waktu                  :     15’

A.    Standar Kompetensi :    
1.      Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan.
B.     Kompetensi Dasar     :
1.1  Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan beserta satuannya.
C.    Indikator                    :    
1.       Mengidentifikasikan besaran-besaran fisika dalam kehidupan sehari-hari lalu mengelompokkannya dalam besaran pokok dan besaran turunan.
2.       Mengkonversi satuan panjang, massa dan waktu secara sederhana.
D.    Tujuan Pembelajaran     :
Peserta didik dapat:
1.      Menjelaskan pengertian besaran fisika serta mengelompokannya kedalam besaran pokok dan besaran turunan.
2.      Menyelesaikan soal dengan mengkonversi satuan panjang, massa dan waktu terhadap hasil pengukuran.
E.     Karakter siswa yang diharapkan          :          
Rasa hormat dan Perhatian
Konsentrasi
F.     Strategi Pembelajaran    :      
1.      Pendekatan                   : Induktif
2.      Model                           : Direct Instruction (DI)
3.      Metode                         : Ceramah, Tanya jawab dan Diskusi
G.    Materi Pembelajaran      :       Besaran dan Satuan
Besaran Fisika adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan. Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu
a.       dapat diukur atau dihitung
  1. dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai
  2. mempunyai satuan
Besaran Fisika sendiri dibagi menjadi 2
  1. Besaran Pokok adalah besaran yang ditentukan lebih dulu berdasarkan kesepatan para ahli fisika. Besaran pokok yang paling umum ada 7 macam yaitu Panjang (m), Massa (kg), Waktu (s), Suhu (K), Kuat Arus Listrik (A), Intensitas Cahaya (cd), dan Jumlah Zat (mol). Besaran pokok mempunyai ciri khusus antara lain diperoleh dari pengukuran langsung, mempunyai satu satuan (tidak satuan ganda), dan ditetapkan terlebih dahulu.
  2. Besaran Turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Besaran ini ada banyak macamnya sebagai contoh gaya (N) diturunkan dari besaran pokok massa, panjang dan waktu. Volume (meter kubik) diturunkan dari besaran pokok panjang, dan lain-lain. Besaran turunan mempunyai ciri khusus antara lain : diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung, mempunyai satuan lebih dari satu dan diturunkan dari besaran pokok.
Satuan didefinisikan sebagai pembanding dalam suatu pengukuran besaran. Setiap besaran mempunyai satuan masing-masing, tidak mungkin dalam 2 besaran yang berbeda mempunyai satuan yang sama. Apa bila ada dua besaran berbeda kemudian mempunyai satuan sama maka besaran itu pada hakekatnya adalah sama. Sebagai contoh Gaya (F) mempunyai satuan Newton dan Berat (w) mempunyai satuan Newton. Besaran ini kelihatannya berbeda tetapi sesungguhnya besaran ini sama yaitu besaran turunan gaya. Untuk melihat berbagai rumus dalam bab besaran dan satuan silakan klik http://alljabbar.files.wordpress.com/2008/03/01-besaran-dan-satuan.pdf
Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan satuan yang dijadikan sebagai patokan. Dalam fisika pengukuran merupakan sesuatu yang sangat vital. Suatu pengamatan terhadap besaran fisis harus melalui pengukuran. Pengukuran-pengukuran yang sangat teliti diperlukan dalam fisika, agar gejala-gejala peristiwa yang akan terjadi dapat diprediksi dengan kuat. Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, faktor yang harus diperhatikan antara lain :
·         alat ukur yang dipakai
·         aturan angka penting
·         posisi mata pengukuran (paralax)
H.    Langkah-langkah Kegiatan
PERTEMUAN PERTAMA
Tahapan

Wkt
Karakter siswa yang dikembangkan
Kegiatan Pendahuluan
Orientasn :    Mengucapkan salam dan mengenalkan kepada siswa tentang tema dan tujuan pembelajaran yang akan dibahas.
Apersepsi :    Tanya jawab diawali dengan memberikan contoh suaramu merdu, rambutmu panjang. Mana yang termasuk besaran fisika?
3’
Religius,kesadaran diri, menyimak, uji diri dan potensi diri.
Kegiatan Inti
Melalui  Diskusi dan Tanya jawab, siswa dipandu oleh guru:
F Menjelaskan pengertian besaran dan satuan.
F Mendiskusikan besaran pokok dan besaran turunan.
F Menjelaskan bagaimana cara mengonversi satuan.

F mengonversi satuan panjang, massa, dan waktu secara sederhana.
F memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
F menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

F Guru berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar.
F Guru memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
F Guru memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.
8’
Kritis,kreatif,solutif,potensi diri, terbuka terhadap saran dan kritik,menghargai pendapat orang lain, belajar memecahkan masalah, Konsentrasi,dan berani.
Eksplorasi






Elaborasi









Konfirmasi
Kegiatan Penutup
F Guru bersama-sama dengan peserta didik membuat simpulan  pelajaran;
F Guru memberikan kuis dalam bentuk lisan atau tulisan.
F Guru memberikan tindak lanjut dengan memberi tugas untuk pembelajaran selanjutnya, cari dan bacalah tentang alat ukur micrometerscrup dan jangka sorong.
4’
tidak putus asa, berani dan konsentrasi.

I.       Sumber belajar    : Buku IPA Terpadu
J.      Media                   : Gambar
K.    Alat                       : Papan tulis dan spidol

Penilaian    :
a.      Teknik penilaian : Tes tertulis
b.      Bentuk Instrumen : Uraian
No
Indikator Pencapaian Kompetensi
Indikator soal
Instrumen / Soal
Kunci jawaban
Skor
(poin)
1.



















2.
Mengidentifikasikan besaran-besaran fisika dalam kehidupan sehari-hari lalu mengelompokkannya dalam besaran pokok dan besaran turunan.





Mengkonversi satuan panjang, massa dan waktu secara sederhana.
Dapat menjelaskan apa yang dimaksud besarn fisika dan dapat mengelompokannya dalam besaran pokok dan besaran turunan.





Dapat menyelesaikan soal dengan cara mengkonversikan satuan panjang, massa dan waktu.
Apakah yang dimaksud besaran fisika?kelompokanlah besaran berikut kedalam besaran turunan dan besaran pokok. Jumlah molekul,kuat arus,kecepatan,dan gaya?



Konversikan satuan  dibawah ini.
a.       3,5 km=.....m
b.      8790mg=.......g
c.       0.06 s=.........ms
Besaran Fisika adalah segala sesuatu yang dapat diukur atau dihitung, dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan. Besaran turunan :kecepatan & gaya. Besaran pokok : jumlah molekul & kuat arus.

a.       3500 m
b.      8,790 g
c.       0,00006 ms
4




















a.       2
b.      2
c.       2






Format Penilaian Karakter Dalam Kelas
No.
Karakter yang dinilai




Rasa hormat
Perhatian
Religius
Kesadaran diri
Menyimak
Uji diri
potensi diri
Kritis
Kreatif
,Solutif
Terbuka terhadap saran dan kritik
Menghargai pendapat orang lain
Belajar memecahkan masalah
Konsentrasi
Berani
Bersosialisasi
,Tidak putus asa

Nama Siswa

1.


















2.


















3.


















4.


















5.



















Keterangan :
BT= Belum Terlaksana ( x )
ST= Sudah Terlaksana (√ )
                                                           
Mengetahui,
Dosen Pembimbing


Drs. Yudi Dirgantara, M.Pd
NIP 196712151994031006

Bandung,18 September 2011
Praktikan


Febby N. Livandia
NIM 1209207024